فَلَا تُزَكُّوا أَنفُسَكُمْ ۖ هُوَ أَعْلَمُ بِمَنِ اتَّقَى
"Maka janganlah kamu menganggap dirimu suci. Dialah (Allah) yang paling mengetahui siapa yang benar-benar bertakwa."
(QS. An-Najm [53]: 32)
- Menyucikan hati — karena setiap dosa berawal dari kelalaian melihat diri sendiri.
- Menumbuhkan tawadhu' — sadar bahwa hanya Allah Yang Maha Sempurna.
- Membuka pintu taubat — tidak ada perbaikan tanpa mengakui kekurangan.
- Menguatkan hikmah — kesalahan menjadi guru, bukan sekadar penyesalan.
- Mengundang pertolongan Allah — Allah mencintai hamba yang terus kembali dan memperbaiki diri.
Umar bin Al-Khattab radhiyallahu 'anhu berkata:
"Hisablah diri kalian sebelum kalian dihisab, dan timbanglah amal kalian sebelum ditimbang."
Tulisan dalam tag/label "Cermin Diri" ini ditulis untuk meng-otokritik Kuttab Al-Fatih Jember, secara khusus, dan Kuttab Al-Fatih secara umum.
Tulisan ini ditujukan agar masukan kepada KAF lebih mudah dipahami karena berusaha disusun rapi, lebih tepat ke tujuan karena bersifat lugas, dan lebih tuntas karena dengan diterbitkan bisa mendorong pihak yang bersangkutan lebih serius menanggapinya.
Sebelumnya otokritik sudah disampaikan secara lisan, melalui rapat manajemen, PJ Syari (Ust Kholid Syaifullah), Ust Ali Ridho (Wilayah), dan Ust Elvin (pusat). Belum sempat tersampaikan utuh kepada Kepala Kuttab di saat itu (Ust Haidar Rusdi) karena beliau sudah pindah ke Surabaya/Sidoarjo sebelum beliau menyelesaikan masalah yang ada di Jember.
Gilig Pradhana, Juli 18, 2026
setelah 10 tahun membersamai.